Cerita kepada Kawan


Kamu memandang kehidupan sebagai kesunyian. 
Tidak perlu keramaian untuk memahami diammu. Bukan marah. Bukan bosan. Tapi kamu sedang berdialog dengan dirimu sendiri tentang arti hidup. 
Hidup itu sederhana, yang rumit pikiranmu sendiri. Andai kamu bisa melihat senja dengan santai, sebagaimana ia merindukanmu. 
Aku akan mengemukakan pendapatku untukmu, kamu akan baik-baik saja. 
Semarang, 21 Juni 2019.

Comments

Popular posts from this blog

Review Buku Lelaki yang Membunuh Kenangan: Cinta dan Luka

Review Novel Perempuan Bersampur Merah: Apakah Kamu Ingat Pembantaian Banyuwangi 1998?

Review Novel Gadis Pesisir: Rahasia Mata seorang Gadis yang Kelaparan