Posts

Showing posts from February, 2019

Triliun Kesunyian

Image
Fiksi ini diabadikan untuk mengenang pikuknya Kota Semarang* 

Ketika laju kendaraan berhenti di perempatan lampu merah di sudut Kota Semarang, suara sirine ambulans memekakan telinga. Beberapa pengendara roda dua, berboncengan, mereka menerobos sisi kiri jalan. Terpaksa kendaraan di depan melaju meski lampu berwarna merah. Pengendara roda dua di depan ambulan tersebut seolah dikejar waktu. Pembonceng mengibarkan bendera kecil berwarna kuning.  Masih meraung. Panas menyengat. Namun kali itu aku hanya menjadi penonton kendaraan-kendaraan yang berlalu-lalang tersebut.  Aku berada di sebuah ruang. Di sini orang-orang sibuk bercengkrama dengan lawan bicaranya masing-masing. Ada yang sibuk dengan gadgetnya, mengantre pesanan makanan, atau pun hanya melamun saja.  Aku berada di lantai dua. Pemandangan di sini sangat strategis, aku bisa melihat lalu lintas di perempatan, patung Warag Ngendok, dan tentu beberapa orang-orang yang ada di sekelilingku.  "Kenapa supir ambulan terkadang tidak…

Babak Baru Setelah Tribun Jateng

Image
Diterima baik-baik, keluar juga harus izin dengan baik. Semoga talisilaturahmi ini tidak putus.  Itulah kalimat yang terngiang di telingaku, ketika aku dan dua rekan di Tribun Jateng memutuskan resign karena diterima di instansi pemerintahan. Angkatan kami 11 orang, tahun ini 1 orang keterima beasiswa di Asia University Taiwan, 3 orang lolos seleksi nasional aparatur sipil, 1 orang pindah ke grup kompas lain, tinggal berenam. Dan akan selalu berkesan.  Aku bersyukur diberi kesempatan hidup mengenal kalian.  Bagaimana pesan-kesan Pimpinan Redaksi, Manager kami, hingga para kawan saat mengetahui kami akan meninggalkan "rumah berkarya" selama lebih dari setahun ini?  Suci Rahayu dan aku memutuskan untuk pamit secara resmi kepada Kantor di 28 Januari 2019.  Pimpinan  Redaksi Tribun Jateng Cecep Burdansyah, Manager Cetak Iswododo, dan para kawan yang berkarya di Tribun Jateng mengantarkan seuntai pesan-kesan selama kami berkarya di Media yang besar itu, bagian dari Kompas Gramed…

Escape in Hiden Paradise Telogo Ranjeng

Image
I want to write about some story when I was in a due in Tegal and Slawi as a journalist. Its about a journey when I visit the borderline of Kabupaten Tegal and Kabupaten Brebes. There are several place that I never forget, such as Telogo Ranjeng. I have a due in Tegal about 6 month, before my office taking me back to handle Kota Semarang (again) in 2017.  Telogo Ranjeng is only about a 120- minute from Kota Tegal by motorcycle. However, Telogo Ranjeng offers a totally secret place, making traveler escape for backpackers. 
The peaceful journey I spent my day off exploring the border line of Kabupaten Tegal and Kabupaten Brebes, which is usually people never heard before, actually people familiar with Pantai Pulau Kodok, Pantai Alam Indah, Guci, Cacaban Lake for destination in Kota Tegal and Kabupaten Tegal. How about Sigedong, Sirampog, Sigeong, Paguyungan? In my day off on that day on Sunday, I woke up early at 5 a.m. I was greated by a message from a friend, he will pick me up at 7 …

Review Buku Albert Camus: Orang Aneh

Image
Sebagai sastrawan, Albert Camus selalu menghadirkan tulisan yang menggelitik pembacanya. Tokohnya selalu unik.  The Stranger, yang telah dialihbahasakan ke dalam Bahasa Indonesia menjadi Orang Aneh adalah satu di antara beberapa karyanya.  Novel ini aku beli dengan harga yang lebih rendah dibanding jika di toko buku, waktu itu di bulan Januari, Gramedia Pandaran memiliki even Gramedia Fair 2019.  Orang Aneh tertera dibandrol Rp 30.000, sedangkan novel fenomenal dikalangan anak Sastra Inggris dan para penikmat sastra yang berjudul Scarlet Letter dibandrol Rp 25.000.  Bandingkan dengan kamu yang nongkrong di kedai kopi, cost-nya tinggian nongkrongmu bukan?  Orang Aneh adalah novel yang menyadarkan kita akan situasi-situasi sosial masyarakat yang bisa dirasakan sampai sekarang. Contoh kondisi masyarakat yang ada sekarang yakni lebih pandai menjadi pembicara ataupun penghakiman kurang bijak alih-alih pendengar dan penasihat yang bijak. Itulah yang secara umum digambarkan Albert Camus di …

Review Novel Perempuan Bersampur Merah: Apakah Kamu Ingat Pembantaian Banyuwangi 1998?

Image
Intan Andaru, seorang dokter yang memiliki hobi menulis ini mengisahkan fiksi yang terinspirasi dari tragedi Banyuwangi 1998 yang ia tuangkan dalam  novel fiksi Perempuan Bersampur Merah.  Ada tragedi apa di Banyuwangi pada tahun tersebut? 
Jika kita mendengar Banyuwangi, identik dengan dukun, santet, dan lainnya.  Hal-hal mistis seperti itu masih menempel kuat. Namun, aku hanya mengetahuinya dari mulut ke mulut saja hingga saat ini.  Lalu, bagaimana dengan tragedi Banyumas 1998? Jika kita googling Banyuwangi 1998, akan muncul lima link teratas satu di antaranta yakni Pembantaian Banyuwangi 1998 Wikipedia, coba kamu baca itu dulu, ingat? Di tahun 1998, aku masih kelas 3 Sekolah Dasar. Aku pada waktu itu seusia Sari mungkin.  Sari adalah tokoh utama dengan sudut pandang "aku".  Di Novel Perempuan Bersampur Merah mengingatkan pembaca akan tragedi tersebut.  Melalui tokoh Sari, Rama, Ahmad, dan lainnya, pembaca menemukan kilas balik sejarah menolak lupa pada masa itu.  Berikut…

Buruh Tani Kol Brebes, Tersenyum Dalam Kesederhanaan

Image
PAGI, sekitar pukul 09.00 WIB hari Minggu 8 April 2018 di perbatasan Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes, langit tampak berawan.  Unitas alam saling melengkapi pagi itu, kicauan burung, gemericik mata air murni dari bukit-bukit, dan tatanan alam yang sangat hijau menjadi teman perjalanan kami saat memasuki kawasan Bojong ke atas.  Ya, Margaretta Pita dan aku memutuskan pagi itu tak hanya sekedar ongkang-ongkang kaki.  *Sabtu Malam Sebelum Keberangkatan* "Aku Minggu libur lho Pita, liputannya. Gabut besok," Sabtu malam kami di Slawi yang penuh kegabutan.  "Ayok besok ke CFD," celetuk Pita.  "Halah ntar kalau bangun siang gimana?" balasku. "Kalau jadi aku ke gereja Sabtu ini," terang Pita.  Keberangkatan kami untuk CFD di Kota Tegal di hari Minggu diawali dengan drama malam hari: Bisakah kita bangun subuh?  Niat adalah niat. Pukul 05.30 WIB kami bertolak dari Slawi - Tegal. Jogging.  Usai itu kami memutuskan untuk ke Bukit Baper di perbatasan Kab…

Review Novel Gadis Pesisir: Rahasia Mata seorang Gadis yang Kelaparan

Image
Novel Gadis Pesisir adalah novel kedua Nunuk Y. Kusmiana yang telah aku baca. Novel pertamanya berjudul Lengking Burung Kasuari juga tak jauh-jauh dari kisah kearifan lokal Papua.  Kali ini, melalui Gadis Pesisir, Nunuk menggambarkan Papua dengan latar sekitar tahun 1960-an.  Penulis kelahiran Ponorogo, Jawa Timur ini mengemas kearifal lokal dengan sangat menyentuh. Terlebih melalui tokoh-tokoh perempuan asal Irian Jaya yang memiliki suami dengan mata pencaharian di laut sebagai nelayan.  Makan dari hasil tangkapan ikan yang terkadang memiliki hasil tidak berapa. Novel ini membuat pembaca terus bersyukur dan menhargai apa yang kita peroleh, minimal tidak menyisakan makanan.  Di luar sana tentu masih ada orang yang kurang beruntung, seperti sosok Halijah.  Halijah adalah potret gadis usia 14 tahun yang kurus, hitam, dan secara fisik kurang menarik. Akan tetapi sorotan matanya memiliki makna penting bagi yang melihatnya dengan jeli, ketulusan.  Ketulusan tersebutlah yang membuat Halija…

Review Novel Scarlet Letter, Dari Puritan hingga Huruf Perlambang Dosa

Image
Puritan berdasarkan KBBI bermakna "anggota mazhab Protestan yang pernah berkembang pada abad ke-16 dan ke-17 di Inggris yang berpendirian bahwa kemewahan dan kesenangan adalah dosa"  Lalu kenapa novel Scarlet Letter ini sangat erat kaitannya dengan puritan? Penulis asal Amerika Latin ini, Nathaniel Hawthrorne, mengungkapkan kisah-kisah di balik keagungan hubungan sosial dalam masyarakat Inggris pada waktu lampau.  Well, novel ini sangat rekomen, hingga beberapa temanku ikut bersuara saat aku mengunggah novel ini di media sosial.  "Ini salah satu favoritku, the best," jelas Royyan Julian, penulis Novel Tanjung Kemarau dengan background sastra.  "Ini versi bahasa Indonesia Kin?" Suci berujar. 
Ya aku sedang membaca versi Indonesia Scarlet Letter yang kudapat kan dari Gramedia Fair Pandanaran, Semarang beberapa hari lalu.  Hari ini usai sudah aku menamatkan buku dengan tebal 274 halaman tersebut.  "Pernah baca Su?"  "Dulu waktu kuliah," …

Apa Saja yang Perlu Diperhatikan saat Leaderless Group Discussion (LGD) BPK RI?

Image
Di instansi BPK RI dalam penerimaan CPNS 2018, usai lolos tahap SKD yakni memasuki SKB.  SKB BPK RI terdiri atas tes psikiatri dan psikologi lanjutan (di sini kita dinilai kompetensi sesuai jenis jabatan oleh psikolog ahli), satu di antaranya yakni Leaderless Group Discussion  (LGD).  Kami dibagi menjadi beberapa kelompok, setiap kelompok masing-masing 6 orang. Ada saja yang harus dipersiapkan dalam LGD BPK RI?  Tips dariku, fokus, jangan egois, dan percaya diri.  Saat itu kami diberi kasus terkait audit. Kami diwajibkan memilih auditor yang paling rekomen saat menangani kasus.  Tips LGD BPK RI untukmu yang mau mencoba seleksi:  1. Jujur  Ini wajib dimiliki calon auditor, jujurlah dalam menganalisa kasus yang diberikan saat LGD.  2. Memberi Pendapat dengan Baik  Sopan dan beretika dalam mengemukakan pendapat dalam menyampaikan opini sangatlah penting, jangan arogan.  3. Menjadi Pendengar yang Baik Pandai mengemukakan pendapat, tentu juga harus mampu menjadi pendengar yang baik. Insti…

Tips Menghadapi Selesksi SKD CPNS

Image
Tahun 2018 selain syarat mutlak lolos administrasi, peserta CPNS harus melewati ambang batas tiga materi di Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk bisa melaju ke tahapan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). 
Di SKD, ada 3 materi, yakni Tes Karakteristik Pribadi (TKP) nilai batas ambangnya yakni 143, Tes Intelegensia Umum (TIU) dengan nilai ambang batas 80, dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), nilai ambangnya yakni 75.  Beroptimislah, aku percaya keberuntungan itu didapat dari niat baik, berusaha, serta doa-doa yang tulus.  Jadi, terkadang beberapa orang ada yang mengungkapkan, wah itu keberuntungan bisa lolos CPNS! Aku tidak akan menyangkal. Probabilitas datangnya keberuntungan akan lebih besar jika usaha kita untuk mendapatkannya juga besar.  Keberuntungan tidak akan menghampiri seseorang tanpa usaha. Ini adalah kesempatan yang Allah berikan, jangan tanggung-tanggung berusaha, persiapan matang untuk menghadapi SKD sangatlah dibutuhkan. Terlebih sekarang lebih simpel, untuk SKD menggunakan si…

Tips Lolos Tes CPNS Instansi BPK RI

Image
Bagi sebagian orang, bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah pekerjaan yang diidam-idamkan. Satu di antara alasan itu yakni masa depan terjamin. Di lain sisi, aku memiliki saran, teman-teman yang ingin menjadi ASN tentu harus memiliki tujuan untuk menjadi bagian penerus bangsa yang komit berkontribusi kepada Indonesia lebih baik lagi.  Di BPK, teman-teman harus memiliki dedikasi mengawasi dan memeriksa tata kelola keuangan baik instansi pusat hingga daerah dengan transparan, akuntanbel, dan dapat dipertanggungjawabkan.  Aku akan membagikan pengalamanku lolos Seleksi Nasional CPNS 2018, di instansi Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).  Sebelum kalian membaca penuh ini, aku yakin setiap pribadi memiliki cara sendiri untuk belajar dan beradaptasi, termasuk mengetahui seberapa besar keinginan untuk lolos BPK.  Berikut ini tips-tips yang bisa kamu jajal, good luck ya!  1. Niat  Niatlah yang baik. Untuk menjadi ASN bukan serta merta karena ingin memiliki gaji ya…