Posts

Escape in Hiden Paradise Telogo Ranjeng

Image
I want to write about some story when I was in a due in Tegal and Slawi as a journalist. Its about a journey when I visit the borderline of Kabupaten Tegal and Kabupaten Brebes. There are several place that I never forget, such as Telogo Ranjeng. I have a due in Tegal about 6 month, before my office taking me back to handle Kota Semarang (again) in 2017.  Telogo Ranjeng is only about a 120- minute from Kota Tegal by motorcycle. However, Telogo Ranjeng offers a totally secret place, making traveler escape for backpackers. 
The peaceful journey I spent my day off exploring the border line of Kabupaten Tegal and Kabupaten Brebes, which is usually people never heard before, actually people familiar with Pantai Pulau Kodok, Pantai Alam Indah, Guci, Cacaban Lake for destination in Kota Tegal and Kabupaten Tegal. How about Sigedong, Sirampog, Sigeong, Paguyungan? In my day off on that day on Sunday, I woke up early at 5 a.m. I was greated by a message from a friend, he will pick me up at 7 …

Review Buku Albert Camus: Orang Aneh

Image
Sebagai sastrawan, Albert Camus selalu menghadirkan tulisan yang menggelitik pembacanya. Tokohnya selalu unik.  The Stranger, yang telah dialihbahasakan ke dalam Bahasa Indonesia menjadi Orang Aneh adalah satu di antara beberapa karyanya.  Novel ini aku beli dengan harga yang lebih rendah dibanding jika di toko buku, waktu itu di bulan Januari, Gramedia Pandaran memiliki even Gramedia Fair 2019.  Orang Aneh tertera dibandrol Rp 30.000, sedangkan novel fenomenal dikalangan anak Sastra Inggris dan para penikmat sastra yang berjudul Scarlet Letter dibandrol Rp 25.000.  Bandingkan dengan kamu yang nongkrong di kedai kopi, cost-nya tinggian nongkrongmu bukan?  Orang Aneh adalah novel yang menyadarkan kita akan situasi-situasi sosial masyarakat yang bisa dirasakan sampai sekarang. Contoh kondisi masyarakat yang ada sekarang yakni lebih pandai menjadi pembicara ataupun penghakiman kurang bijak alih-alih pendengar dan penasihat yang bijak. Itulah yang secara umum digambarkan Albert Camus di …

Review Novel Perempuan Bersampur Merah: Apakah Kamu Ingat Pembantaian Banyuwangi 1998?

Image
Intan Andaru, seorang dokter yang memiliki hobi menulis ini mengisahkan fiksi yang terinspirasi dari tragedi Banyuwangi 1998 yang ia tuangkan dalam  novel fiksi Perempuan Bersampur Merah.  Ada tragedi apa di Banyuwangi pada tahun tersebut? 
Jika kita mendengar Banyuwangi, identik dengan dukun, santet, dan lainnya.  Hal-hal mistis seperti itu masih menempel kuat. Namun, aku hanya mengetahuinya dari mulut ke mulut saja hingga saat ini.  Lalu, bagaimana dengan tragedi Banyumas 1998? Jika kita googling Banyuwangi 1998, akan muncul lima link teratas satu di antaranta yakni Pembantaian Banyuwangi 1998 Wikipedia, coba kamu baca itu dulu, ingat? Di tahun 1998, aku masih kelas 3 Sekolah Dasar. Aku pada waktu itu seusia Sari mungkin.  Sari adalah tokoh utama dengan sudut pandang "aku".  Di Novel Perempuan Bersampur Merah mengingatkan pembaca akan tragedi tersebut.  Melalui tokoh Sari, Rama, Ahmad, dan lainnya, pembaca menemukan kilas balik sejarah menolak lupa pada masa itu.  Berikut…

Buruh Tani Kol Brebes, Tersenyum Dalam Kesederhanaan

Image
PAGI, sekitar pukul 09.00 WIB hari Minggu 8 April 2018 di perbatasan Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes, langit tampak berawan.  Unitas alam saling melengkapi pagi itu, kicauan burung, gemericik mata air murni dari bukit-bukit, dan tatanan alam yang sangat hijau menjadi teman perjalanan kami saat memasuki kawasan Bojong ke atas.  Ya, Margaretta Pita dan aku memutuskan pagi itu tak hanya sekedar ongkang-ongkang kaki.  *Sabtu Malam Sebelum Keberangkatan* "Aku Minggu libur lho Pita, liputannya. Gabut besok," Sabtu malam kami di Slawi yang penuh kegabutan.  "Ayok besok ke CFD," celetuk Pita.  "Halah ntar kalau bangun siang gimana?" balasku. "Kalau jadi aku ke gereja Sabtu ini," terang Pita.  Keberangkatan kami untuk CFD di Kota Tegal di hari Minggu diawali dengan drama malam hari: Bisakah kita bangun subuh?  Niat adalah niat. Pukul 05.30 WIB kami bertolak dari Slawi - Tegal. Jogging.  Usai itu kami memutuskan untuk ke Bukit Baper di perbatasan Kab…

Review Novel Gadis Pesisir: Rahasia Mata seorang Gadis yang Kelaparan

Image
Novel Gadis Pesisir adalah novel kedua Nunuk Y. Kusmiana yang telah aku baca. Novel pertamanya berjudul Lengking Burung Kasuari juga tak jauh-jauh dari kisah kearifan lokal Papua.  Kali ini, melalui Gadis Pesisir, Nunuk menggambarkan Papua dengan latar sekitar tahun 1960-an.  Penulis kelahiran Ponorogo, Jawa Timur ini mengemas kearifal lokal dengan sangat menyentuh. Terlebih melalui tokoh-tokoh perempuan asal Irian Jaya yang memiliki suami dengan mata pencaharian di laut sebagai nelayan.  Makan dari hasil tangkapan ikan yang terkadang memiliki hasil tidak berapa. Novel ini membuat pembaca terus bersyukur dan menhargai apa yang kita peroleh, minimal tidak menyisakan makanan.  Di luar sana tentu masih ada orang yang kurang beruntung, seperti sosok Halijah.  Halijah adalah potret gadis usia 14 tahun yang kurus, hitam, dan secara fisik kurang menarik. Akan tetapi sorotan matanya memiliki makna penting bagi yang melihatnya dengan jeli, ketulusan.  Ketulusan tersebutlah yang membuat Halija…

Review Novel Scarlet Letter, Dari Puritan hingga Huruf Perlambang Dosa

Image
Puritan berdasarkan KBBI bermakna "anggota mazhab Protestan yang pernah berkembang pada abad ke-16 dan ke-17 di Inggris yang berpendirian bahwa kemewahan dan kesenangan adalah dosa"  Lalu kenapa novel Scarlet Letter ini sangat erat kaitannya dengan puritan? Penulis asal Amerika Latin ini, Nathaniel Hawthrorne, mengungkapkan kisah-kisah di balik keagungan hubungan sosial dalam masyarakat Inggris pada waktu lampau.  Well, novel ini sangat rekomen, hingga beberapa temanku ikut bersuara saat aku mengunggah novel ini di media sosial.  "Ini salah satu favoritku, the best," jelas Royyan Julian, penulis Novel Tanjung Kemarau dengan background sastra.  "Ini versi bahasa Indonesia Kin?" Suci berujar. 
Ya aku sedang membaca versi Indonesia Scarlet Letter yang kudapat kan dari Gramedia Fair Pandanaran, Semarang beberapa hari lalu.  Hari ini usai sudah aku menamatkan buku dengan tebal 274 halaman tersebut.  "Pernah baca Su?"  "Dulu waktu kuliah," …

Apa Saja yang Perlu Diperhatikan saat Leaderless Group Discussion (LGD) BPK RI?

Image
Di instansi BPK RI dalam penerimaan CPNS 2018, usai lolos tahap SKD yakni memasuki SKB.  SKB BPK RI terdiri atas tes psikiatri dan psikologi lanjutan (di sini kita dinilai kompetensi sesuai jenis jabatan oleh psikolog ahli), satu di antaranya yakni Leaderless Group Discussion  (LGD).  Kami dibagi menjadi beberapa kelompok, setiap kelompok masing-masing 6 orang. Ada saja yang harus dipersiapkan dalam LGD BPK RI?  Tips dariku, fokus, jangan egois, dan percaya diri.  Saat itu kami diberi kasus terkait audit. Kami diwajibkan memilih auditor yang paling rekomen saat menangani kasus.  Tips LGD BPK RI untukmu yang mau mencoba seleksi:  1. Jujur  Ini wajib dimiliki calon auditor, jujurlah dalam menganalisa kasus yang diberikan saat LGD.  2. Memberi Pendapat dengan Baik  Sopan dan beretika dalam mengemukakan pendapat dalam menyampaikan opini sangatlah penting, jangan arogan.  3. Menjadi Pendengar yang Baik Pandai mengemukakan pendapat, tentu juga harus mampu menjadi pendengar yang baik. Insti…